Home / BERITA / Pengerahan TNI dalam Pilkada Hanya Mengada-ada

Pengerahan TNI dalam Pilkada Hanya Mengada-ada

Ilustrasi Mahkamah Konstitusi (suarapemilih.com)
Ilustrasi Mahkamah Konstitusi (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – Dugaan pengerahan anggota TNI dalm Pilkada di Kepulauan Riau dinilai hanya mengada- ada karena kasus tersebut tidak masuk dalam perkara atau kasus yang di tangani MK,Kamis (14/01/16). Sampai berita ini di turunkan,Hadirnya TNI jika diperlukan sesuai kebutuhan dan harus koordinasi terlebih dahulu dengan polisi.

“Kami tidak ada urusannya dengan pengerahan TNI. Kami kan penyelenggara, bukan pengamanan. Lagipula hadirnya TNI untuk antisipasi,” kata Ketua KPU Provinsi Kepulauan Riau, Said Sirajuddin

Menurut Said adanya pengamanan dari TNI di Pilkada sudah melalui koordinasi dengan pihak Kepolisian. TNI akan diturunkan jika diperlukan, disesuaikan dengan kebutuhan.Sementara itu, kuasa hukum pihak termohon, Andi Asrun mengatakan, seharusnya pemohon tidak asal menuduh bahwa ada pengerahan TNI di Pilkada Kepri jika tidak bisa membuktikan.

“Kan tinggal bilang sama stakeholder TNI di sana. Jangan sampai ngomong ada intimidasi, tapi buktinya tidak ada,” ujarnya.

Seperti diketahui, TNI dituding ikut terlibat aktif dalam Pilkada di Kepulauan Riau (Kepri) dan mendukung pasangan calon Muhammad Sani dan Nurdin hingga menang.
Kuasa Hukum Pasangan Calon Gubernur Kepri Soerya-Ansar (SAH), Sirra Prayuna, mengatakan, keterlibatan TNI dalam politik praktis berupa penggalangan kekuatan sangat berlebihan. Pasalnya, jumlah kekuatan personel TNI yang diturunkan di daerah tersebut melampaui batas permintaan Polri. An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: