Home / BERITA / Jokowi Didesak Cabut Pasal 158 UU Pilkada

Jokowi Didesak Cabut Pasal 158 UU Pilkada

 

Ilustrasi desakan kepada jokowi (suarapemilih.com)
Ilustrasi desakan kepada jokowi (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) di desak cabut Pasal 158 UU Pilkada setelah menuai banyak protes dari berbagai kalangan, Jum’at (15/01/16). Sampai berita ini di turunkan, desakan tersebut juga dituangkan dalam sebuah petisi yang di tandatangani ratusan massa dalam Gerakan Anti Kejahatan (GERAK).

“Presiden Jokowi harus keluarkan perppu untuk cabut Pasal 158. Jokowi harus segera turun tangan, karena ini sudah darurat,” kata Koordinator GERAK Pilkada, Isra Ramli.

Isra mengatakan, selain mendesak Jokowi terbitkan perppu, GERAK juga meminta Mahkamah Konstitusi (MK) mendahulukan sidang uji materi UU Nomor 8 Tahun 2015, serta mencabut Pasal 158 sebelum meneruskan persidangan perselisihan hasil pilkada (PHP). Kemudian menuntut DPR merevisi UU tersebut.

Sementara itu, Abdul Ukas Marzuki selaku tim hukum pasangan Mutiara Banggai, mendukung petisi tersebut untuk sebuah keadilan. Bahkan, dirinya tak segan untuk menurunkan massa ke jalan pada Jumat 15 Januari 2016 agar tuntutan tersebut bisa direalisasikan.

“Semua yang hadir mengungkapkan kejahatan politik pilkada di daerah masing-masing. Hari Jumat bersama teman-teman yang lain, kita akan kepung Istana untuk mendesak Presiden keluarkan perppu,” ujar Abdul Ukas.

Petisi tersebut setidaknya mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari calon Bupati dan wakil Bupati, tim sukses, mahasiswa, LSM, hingga pengacara.Dukungan petisi rakyat itu juga disepakati untuk terus memperluas dukungan dengan melibatkan elemen lainnya, seperti Pilkada Watch, Perludem, LIMA, MK Watch, dan lainnya. An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: