Home / BERITA / Ahok Kebingungan Pilih Jalur Untuk Pilkada Jakarta

Ahok Kebingungan Pilih Jalur Untuk Pilkada Jakarta

Ahok Kebingungan Pilih Jalur Untuk Pilkada Jakarta(suarapemilih.com)
Ahok Kebingungan Pilih Jalur Untuk Pilkada Jakarta(suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Setelah “Teman Ahok” berhasil mengumpulkan satu juta data KTP, calon Gubernur petahan DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok tampak bimbang untuk menentukan dan menetapkana lewat jalur independen atau jalur Parpol pada pemilihan kepala daerah Jakarta 2017 mendatang, Kamis (14/7/2016). Sempat tersiar kabar Ia akan umumkan usai lebaran, namun hingga kini, Ia belum memutuskan pilihanya.

Disisi lain, ia juga mengantongi dukungan tiga partai politik, yakni Partai Nasdem, Hanura, dan Golkar. Ahok sempat berjanji akan mendeklarasikan diri setelah hari raya Idul Fitri 1437 Hijriah. Namun nyatanya, Ia tak kunjung mendeklarasikan pilihannya dan hanya omongan belaka.

Saat disinggung mengenai hal tersebut, Ia enggan mengomentari lebih detail perihal itu. Ahok sebelumnya sempat berujar akan memutuskan pencalonannya setelah makan ketupat di kampung halamannya, Belitung Timur. Untuk membahas pencalonannya, Ahok berulang kali bertemu dengan petinggi partai politik pendukungnya dan bertemu dengan Teman Ahok.

Sejauh ini, pertemuan itu tak juga menghasilkan keputusan mengenai jalur apa yang akan ditempuh Ahok untuk maju Pilkada DKI 2017. Ahok sebelumnya menyampaikan bahwa ia akan menunggu Teman Ahok selesai merekapitulasi 1 juta data KTP.

“Kami tunggu mereka dulu, supaya menghargai mereka. Kami sepakat tunggu mereka dulu, mereka minta waktu sampai (rekapitulasi) 1 juta,” kata Ahok.

Ia meminta pendukungnya membuktikan keraguan beberapa pihak akan 1 juta data KTP yang dikumpulkan Teman Ahok. Kini, Teman Ahok selesai merekapitulasi 1 juta data KTP. Dalam proses rekapitulasi itu, Teman Ahok bahkan mengundang pihak-pihak yang meragukan pengumpulan data 1 juta KTP.

Salah satu pendiri Teman Ahok, Singgih Widyastomo pun menagih janji Ahok untuk mengumumkan jalur yang akan dipilihnya pada Pilkada DKI 2017. “Kami menargetkan jawaban tersebut sampai Idul Fitri. Setelah Idul Fitri, kami akan menagih keputusan itu lagi ke Bapak,” kata Singgih.

Hal itu dilakukan agar mereka bisa segera menentukan proses selanjutnya yang harus dilakukan, Seperti pencetakan penggandaan formulir. Belakangan, Teman Ahok menyatakan kesiapan mereka untuk bekerja sama dengan partai politik pendukung Ahok.

“Teman Ahok siap bekerja sama dengan seluruh pihak dengan satu syarat, yaitu memiliki Tujuan -yang sama. Dengan relawan-relawan lain, dengan partai-partai politik, selama semuanya mendukung Ahok tanpa syarat dan utang politik,” ujarnya

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: