Home / BERITA / Ahok Ngotot Berlindung di Keppres

Ahok Ngotot Berlindung di Keppres

Ahok Ngotot Berlindung di Keppres
Foto Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tampak ngotot dalam memberikan kesaksian di Pengadilan setelah Ahok dan Sunny dipanggil kembali sebagai saksi dalam kasus suap reklamasi, Selasa (26/07/2016). Sampai berita ini diturunkan Jaksa penuntut mencecar keduanya dengan berbagai pertanyaan.

Dalam kesaksiannya, Ahok tampak ngotot menyatakan bahwa kontribusi pengembang perlu ditambah, meskipun para pengembang telah memiliki perjanjian dengan Pemprov DKI pada 1997 lalu. Ahok berdalih, tambahan kontribusi itu sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 52 tahun 1995.

Menurut Ahok, dalam tafsiran Keppres tersebut diartikan bahwa Pemprov berhak merubah atau menambah kontribusi pengembang.

“Di dalam Keppres itu, ada tafsiran yang menyebutkan pengerjaan reklamasi diserahkan atau menjadi tanggungjawab Pemprov. di Pasal 10 Pemprov menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari penataan pantai utara, ini kan artinya Pemprov berhak merubah atau menambah kontribusi pengembang,” kata Ahok.

Selain itu, suap yang diberikan kepada Sanusi dilakukan agar Sanusi mengakomodir pasal-pasal sesuai keinginan Ariesman, selaku Presdir PT APL dan Direktur Utama PT Muara Wisesa Samudra, agar mempunyai legalitas untuk melaksanakan pembangunan di Pulau G, kawasan reklamasi Pantura Jakarta dan membatalkan keputusan tambahan kontribusi pengembang sebesar 15 persen. Adm

About suara pemilih cyber team

Check Also

pilkada serentak,suarapemilih.com

Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi

Suarapemilih.com,-Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: