Home / BERITA / Ambisi Menang, Mahar Politik Jadi Marak

Ambisi Menang, Mahar Politik Jadi Marak

Ilustrasi Mahar Politik (suarapemilih.com)
Ilustrasi Mahar Politik (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – Koordinasi Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi),Sebastian Salang mengatakan praktik pemberian mahar kepada partai politik masih terjadi setelah dirinya ingin maju menjadi calon Bupati Kabupaten Manggarai NTT,Minggu(06/12/2015). Sampai berita ini di turunkan,ternyata paslon yang ingin di menangkan oleh parpol harus membayar miliaran rupiah.

Ia pun bercerita saat dirinya diharuskan membayar sejumlah uang hingga miliaran rupiah oleh dua partai politik yang bersedia mendukung. Namun, karena sudah mempunyai komitmen tak akan membayar mahar sepeser pun, dirinya memutuskan untuk ‘balik badan’.

“Sudah belasan tahun, kita teriak tolak politik uang. Tapi saya coba masuk dalam politik praktis, berhadapan dengan hal yang seperti itu. Akhirnya saya putuskan untuk mundur,” ungkapnya.

Menurut Sebastian, pada saat itu, sebenarnya ada seorang yang ingin membantunya menutupi permintaan ‘mahar politik’ dari partai. Namun, lanjutnya, karena sudah berkomitmen sejak awal tak akan memberikan mahar dalam bentuk apapun.

“Saya putuskan, kita terus maju tanpa membayar parpol, kalau ada yang minta mahar saya mundur,” pungkasnya. An

 

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: