Home / BERITA / APK Ilegal Pengaruhi Pelanggaran Pilkada

APK Ilegal Pengaruhi Pelanggaran Pilkada

Gambar Ilustrasi (suarapemilih.com)
Gambar Ilustrasi (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, PEKALONGAN-Ketua Panwas Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dulfahmi mendominasi  adanya pelanggaran selama pilkada, yang ternyata pelanggaran tersebut didominasi oleh alat peraga kampanye (APK) baik cara pemasangannnya maupun penggunaan APK yang bukan dari KPU, Minggu (22/11/2015). Sampai berita ini di turunkan panwas masih mencari bukti-bukti itu.

Menurut Fahmi, baerdasrkan catatan panwas, terdapat seribu pelanggaran APK. 80 persen sudah ditertibkan, selebihnya masih dalam proses penertiban.

Setelah ditetapkan jadwal kampanye terbuka, dimana pasangan calon nomor urut satu pada 4 Desember dan pasangan nomor urut dua pada 5 Desember 2015, pihaknya berharap untuk mentaati aturan dengan tidak melanggar kampanye terbuka di luar jadwal.

Setelah ditetapkan jadwal kampanye, tugas panwas yakni mengawal supaya tidak ada pelanggaran. Tetapi dengan adanya bukti-bukti pelanggaran, panwas menilai bahwa hal ini merupakan belum berhasilnya pendidikan politik bagi rakyat.

Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembaga pad Panwaslu kabupaten Pekalongan, Achmad Irwan Hamzani mengataka, bahwa dari elit ke bawah ada narasi yang tersumbat terkait regulasi atau aturan-aturan di dalam pilkada.

Ia mengimbau, elit politik dapat memberikan pendidikan politik yang baik di tingkat bawah, sehingga pelanggaran-pelanggaran pilkada dapat diminimalisir.

Sebelumnya, Ketua Panwas Kabupaten Pekalongan, Ahmad Dzulfahmi menyatakan, akan mengawasi gerakan kades dan perangkat desa di Kota Santri berkaitan pelaksanaan Pilkada 2015.

“Pengawasan tersebut dilakukan lantaran Panwas menilai ada kecenderungan kades dan perangkat di Kota Santri terindikasi ada keberpihakan kepada peserta pilkada,” ujar Fahmi

Meski begitu, Panwas Kabupaten Pekalongan telah memberi teguran kepada ketiga orang aparatur sipil negara tersebut sebagai bentuk peringatan. “Soal pelanggaran paling banyak didominasi soal alat peraga kampanye yaitu melanggar pemasangannya dan APK bukan dari KPU,” tuturnya.Mr

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: