Home / BERITA / Djarot: PDIP Pentingkan Gotong Royong, Bukan Minta Mahar

Djarot: PDIP Pentingkan Gotong Royong, Bukan Minta Mahar

Djarot Saiful Hidayat(suarapemilih.com)
Djarot Saiful Hidayat(suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Djarot menegaskan PDIP tidak memungut mahar kepada para calon Gubernur DKI Jakarta yang akan diusung dengan partainya, setelah diketahui ada pemberitahuan bahwa PDIP minta mahar sampai Rp 100 miliar, Senin (18/4/2016). Sampai berita ini diterbitkan Djarot tetap menghelak berita itu.

Ia mengatakan, PDIP selalu mengutamakan gotong royong. Akhirnya, Ia pun menceritakan pengalamannyamengikuti Pilkada di Blitar dan diusung oleh PDIP.

Pada pilkada pertama, Wali Kota masih dipilih oleh DPRD. Sehingga ia hanya berkewajiban membayar materai sebesar Rp 36.000.

Setelah terpilih, dia mentraktir teman-teman sesama anggota PDI-P yang telah mendukungnya. Djarot menghabiskan biaya sekitar Rp 3,5-4 juta untuk mentraktir teman-temannya itu.

“Habis saya menang, kita makan-makan. Ada anggota fraksi PDI-P yang suka mancing dan minta sangu (bekal), ya saya kasih Rp 300.000, itu sudah banyak,” kata Djarot.

Kemudian pilkada kedua di Blitar, ia menghabiskan biaya tak lebih dari Rp 70 juta. Biaya paling murah saat ia menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta. Ia tidak mengeluarkan biaya sama sekali, hanya membawa badannya dari Blitar ke Ibu Kota.

“Makanya saya ngamuk dibilang partai minta mahar sampai Rp 100 miliar. Astaghfirullah, saya ini bukan pengamat tapi saya pelaku, mahar itu enggak ada,” kata Djarot.

“Tanya sama Pak Jokowi dulu keluar uang berapa (saat Pilkada DKI 2012)? Kalau Pak Ahok (pasangan Jokowi, yang kini menjadi Gubernur DKI Jakarta), saya enggak tahu. Justru biaya yang dikeluarkan teman-teman (partai) lebih banyak,” pungkasnya.

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: