Home / BERITA / DPRD Bakal Berlakukan Audit Khusus Anggaran Pilkada

DPRD Bakal Berlakukan Audit Khusus Anggaran Pilkada

wakil Ketua DPRD Karimu Bakti Lubis SH (suarapemilih.com))
wakil Ketua DPRD Karimu Bakti Lubis SH (suarapemilih.com))

Suarapemilih.com, KARIMUN-Wakil Ketua DPRD Karimun Bakti Lubis SH mengingatkan pengelola anggaran pelaksanaan pilkada serentak 2015 di kabupaten kerimun untuk dapat menggunakan anggaran yang berasal dari APBD perubahan Kabupaten Karimun tahun 2015 dan akan memberlakukan audit khusus terhadap laporan, Minggu (27/12/2015). Sampai saat ini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) akan memberlakukan audit khusus terhadap laporan penggunaan anggaran pilkada serentak.

“Kita tidak mau sembarangan dalam menyetujui sebuah usulan program APBD karimun anggaran tahun 2016, maka dari itu kami harus berhati-hati dalam penggunaan anggaran dari BPK yang akan menerapkan audit,” ujar Bakti saat ditemui di DPRD Karimun.

Hal serupa juga diampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun, Rudi Margono SH MH. “Pesan saya singkat saja, ingat KPU periode sebelumnya, jangan buat apa yang mereka buat. Tetap lah pada koridor, apa yang telah diprogramkan, laksanakan. Kalau tidak, ya silakan kembalikan ke kas negara, gampang saja,” kata Rudi.

Bahkan mantan penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tersebut menganjurkan agar instansi tersebut memajang program serta nominal anggaran yang digunakan secara terbuka di kantor mereka.

Hal itu dimaksudkan agar tidak ada saling curiga dan mencurigai terjadi di tengah masyarakat.

“Itu kan bukan uang pribadi, tapi uang negara, jadi kenapa harus takut. Tampilkan saja di papan pengumuman di kantor, ini programnya dan nominalnya berapa.
Kadang, kita ini takut karna merasa itu uang kita, itu yang harus diluruskan. Ini bukan uang pribadi tapi uang negara, uang rakyat, jadi kenapa harus takut,” pesan Rudi.

Seperti diketahui, Pilkada serentak 2015 di Kabupaten Karimun yang terdiri dari Pilkada Gubernur-Wakil Gubernur Kepri dan Pilkada Bupati-Wakil Bupati Karimun dibutuhkan anggaran total sebesar Rp 18 milyar atau tepatnya Rp 18.074.799.000.
Anggaran itu terbagia atas KPU Karimun sebesar Rp 9.774.990.800, Panwaslu Rp 3.356.206.000, Polres Karimun Rp 3.602.818.000, Satpol PP Rp 960.784.200 dan Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) & Kesatuan Bangsa (Kesbang) sebesar Rp 300 juta.Mr

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: