Home / BERITA / Hutang Pilkada Biang Korupsi

Hutang Pilkada Biang Korupsi

 

peneliti ICW,Donald Faris (kanan) (Suarapemilih.com)
peneliti ICW,Donald Faris (kanan) (Suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – LSM antikorupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) khawatir atas banyaknya calon kepala daerah yang memiliki hutang besar ke pihak tertentu pasca pilkada menjadi biang korupsi saat ini, Senin (04/01/16). Sampai berita ini di turunkan, analisis KPK mengungkap ada banyak calon kepala daerah yang memiliki utang besar kepada pihak tertentu yang di perkuat dengan laporan harta kekayaan para calon di KPK.

Menurut peneliti ICW,Donald Faris utang biaya politik ini berpotensi mendorong para calon melakukan korupsi. Bahkan minimnya dukungan dana ke calon kepala daerah ini lantaran para cukong politik atau pengusaha kehabisan dana untuk pemilihan presiden 2014 lalu.

” Ini merupakan fenomena baru tetapi potensi korupsinya tentu sama saja. Ini akan jadi beban individu yang harus ditanggung dan dilunasi selama lima tahun jabatan. Ini tentu membahayakan secara personal yang bersangkutan,” kata Donald

Direktur Pencegahan KPK Pahala Nainggolan menyebut, divisi penelitian dan pengembangan KPK akan melakukan survei ke calon yang kalah untuk menelusuri siapa yang menjadi bandar calon-calon tersebut. Kata dia, survei juga akan bermuara ke penelusuran, apakah ada komitmen antara sponsor dengan calon kepala daerah yang menang.An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: