Home / BERITA / Ikhsan Mojo dianggap Provokatif

Ikhsan Mojo dianggap Provokatif

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel/suarapemilih.com
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel/suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanggerang Selatan melakukan kampanye damai namun dianggap provokatif, Minggu (20/9/2015). Pasangan Ikhsan Mojo dan Li Claudia Chandra dinilai melakukan provokatif dalam acara tersebut saat menyampaikan visi misi terkait kasus APBD untuk keluarga Airin.

“Saya melihat (pernyataan Ikhsan) ada provokasi, dan memang kurang etis. Padahal KPU dan Bawaslu sarankan kampanye damai,” kata Ahmad Fauzi, juru bicara tim pemenangan Airin-Benyamin di Taman Tekno BSD, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (20/9/2015)

Selain itu, Ikhsan juga mengatakan bahwa dirinya tidak memiliki beban sejarah. Ia juga tidak datang dari keluarga pejabat dan keluarga dinasti.

Terkait APBD sebesar Rp 3,2 triliun di bawah kepemimpinan Airin hanya digunakan untuk membangun infrastruktur sedangkan dimensi pelayanan sangat diabaikan.
“Kenapa dana Silpa Tangsel besar sekali tahun 2013 hampir Rp500 miliar. Tahun 2014 lebih Rp700 miliar. Proyek jangka panjang yang dihajar ‘bagi-bagi proyek aja’. Jadi pelayanan masyarakat kurang,” ungkap dia beberapa waktu lalu.(Baca juga: Berikut pelanggaran Airin)

Ikhsan ingin APBD digunakan untuk yang lebih mendesak seperti pembebasan SPP dan pemenuhan gizi masyarakat Tangsel.

Dia menegaskan punya modal penting untuk hadapi Airin dan tidak punya rasa takut. “Kita enggak punya beban sebenarnya itu saja. Politik uang itu bisa dikalahkan uang yang banyak, tapi uang yang banyak itu bisa dikalahkan dengan partisipasi dan kesadaran masyarakat dan mereka sudah cerdas menyadari masalah ini.” pungkas dia.(Pa/Nn)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: