Home / BERITA / Inilah Perempuan-Perempuan Terhebat diPilkada

Inilah Perempuan-Perempuan Terhebat diPilkada

paslon pilkada perempuan dan wakilnya
paslon pilkada perempuan dan wakilnya (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Sejumah calon kepala/wakil kepala daerah perempuan memenangkan pilkada serentak 2015, setidaknya ada 35 perempuan calon dan wakil kepala daerah menang dalam pilkada serentak berdasarkan hitung cepat dari berbagai survei pilkada, Jum’at (11/12/2015). Sampai saat ini beberapa perempuan hebat masih unggul di pilkada serentak.

Beberapa perempuan yang terpilih berdasarkan hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei, sebagai kepala ataupun wakil kepala daerah antara lain Airin Rachmi Diany (Walikota Tangerang Selatan), Ratu Tatu Chasanah (Bupati Serang), Tri Rismaharini (Walikota Surabaya), Cellica Nurrachadiana (Bupati Karawang), dan Rita Widyasari (Bupati Kutai Kertanegara).

Paslon petahana Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana berdasarkan hasil quick count pemilihan Wali Kota – Wakil Wali Kota Surabaya, meraih suara 85 persen lebih. Hasil ini mengungguli perolehan suara penantangnya Rasiyo-Lucy Kurniasari dengan cukup signifikan.

Pasangan Airin Rachmi Diany – Benyamin Davnie, Kota Tanggerang Selatan, memperoleh lebih dari 53% suara sistem hitung cepat. Di Tangsel, Airin langsung menyampaikan pidato kemenangan.

Yang menarik adalah Bupati dan Wakil Bupati Klaten Jateng, keduanya adalah perempuan. Yaitu Sri Hartini sebagai calon Bupati Klaten dan Sri Mulyani sebagai Wakil Bupati Klaten. Pasangan Sri Hartini-Sri Mulyani unggul dalam perolehan suara, meraup suara terbanyak di pilkada Klaten. Pasangan calon birokrat perempuan ini satu-satunya dalam pilkada serentak 2015

Dari di 264 daerah, ada 123 orang perempuan jadi calon kepala/wakil kepala daerah. Calon perempuan dalam pilkada serentak hanya mencapai 7,32%. Hampir semua calon perempuan kepala daerah ini berlaga di tingkat kota/kabupaten, dan hanya satu di tingkat provinsi sebagai calon gubernur yaitu di Sulawesi Utara.

Selain itu, di antaranya terdapat beberapa perempuan petahana yang tetap menang dan eksis di daerahnya. Kemenangan ini umumnya ditentukan oleh kekuatan sosok dan kepemimpinan, jaringan partai politik dan kebijakan pro-rakyat yang selama ini dijalankan. Para petahana ini dinilai memang punya program unggulan untuk rakyat mereka. Kinerja mereka dinilai baik oleh rakyatnya, tidak memanfaatkan jaringan politik dinasti.

Mereka adalah perempuan yang juga pengusaha, akademisi dan profesional. Selain punya jaringan kuat, kinerjanya konkret dan dikenal masyarakat pemilihnya. Mereka menjadi bagian dari keterwakilan perempuan dalam peta politik indonesia. Terpilihnya perempuan sebagai kepala/wakil kepada daerah diharapkan akan melahirkan kebijakan yang berpihak kepada perempuan.Mr

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: