Home / BERITA / JPPR : “Ambil Uangnya,Laporkan Pemberinya”

JPPR : “Ambil Uangnya,Laporkan Pemberinya”

 

Ilustrasi politik uang (suarapemilih.com)
Ilustrasi politik uang (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR) menuturkan praktik politik uang menghiasi pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun ini, setelah partisipasi masyarakat menurun drastis,Minggu (06/12/15). Sampai berita ini di turunkan, muncul dimana-mana hampir di seluruh daerah kampanye bertajuk “ambil uangnya jangan pilih orangnya”.

JPPR mengakui sulitnya mengajak masyarakat menolak segala bentuk hadiah dan iming-iming dari calon kepala daerah. Salah satunya karena kebutuhan masyarakat yang seolah memaksa untuk menerima uang dari calon kepala daerah.

Selama ini pemahaman masyarakat menentang politik uang sebenarnya sudah cukup baik. Prinsip ‘ambil uangnya, jangan pilih orangnya’ mulai banyak dijalankan. Namun di sisi lain pihaknya justru khawatir adanya perubahan cara pandang masyarakat akan proses demokrasi yang berimbas pada enggannya mereka berpartisipasi aktif sebagai pemilih.

“Nantinya kalau semua pasangan calon memberi uang, dan artinya tidak ada yang memilih, tentu akan terjadi golput,” ungkapnya.

Sulitnya mengajak untuk menolak politik uang,JPPR berharap agar masyarakat berani melaporkan praktik bagi uang tersebut ke Panwaslu,agar momen pilkada ini bisa menjadi proses yang benar-benar bersih dari praktik uang dan transaksi

“Ambil uangnya, Laporkan pemberinya. Jangan takut di ancam” kata coordinator Nasional JPPR Masykurudin Hafidz. An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: