Home / BERITA / Kasus penganiayaan, Panwaslu Bantul ‘melotot’

Kasus penganiayaan, Panwaslu Bantul ‘melotot’

Ilustrasi Pilkada Serentak/suarapemilih.com
Ilustrasi Pilkada Serentak/suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Terjadinya pelanggaran yakni kasus penganiayaan terhadap salah dari anggota panwascam Sanden, Kamis (17/9/2015) malam membuat Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Bantul mengawasi dengan ketat kegiatan kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2015 yang akan digelar pada 9 Desember mendatang.

Ketua Panwaslu Bantul, Supardi mengatakan pihaknya juga mengingatkan batasan waktu kampanye orasi yaitu hingga pukul 22.00 WIB sedangkan untuk acara lain-lain atau hiburan hingga pukul 24.00 WIB.

Penganiayaan tersebut terjadi akibat kurangnya koordinasi dan komunikasi antara anggota panwascam dan panitia kampanye bahwa kampanye dibubarkan anggota panwas sehingga berbuntut penganiayaan.

“Kami akan terus melakukan pengawas kampanye dari tim pasangan manapun, dan kami berharap pimpinan (tim kampanye) bisa mengingatkan bawahannya agar tidak terjadi salah komunikasi, apalagi dengan kekerasan,” kata Supardi.

Pilkada Bantul 2015 akan diikuti dua pasangan calon, yakni Suharsono-Abdul Halim Muslih yang diusung Partai Gerindra dan PKB, kemudian Sri Suryawidati-Misbakhul Munir yang diusung PDI Perjuangan dan Partai Nasdem.(Pa)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: