Home / BERITA / Kebijakan Pendidikan 5 Hari di Jateng : Ganjar Dinilai Ngawur !

Kebijakan Pendidikan 5 Hari di Jateng : Ganjar Dinilai Ngawur !

ilustrasi_sekolah_5_hari
ilustrasi_sekolah_5_hari

SUARA PEMILIH.COM_Rencana Pemprov Jateng yang akan menerapkan kebijakan proses belajar mengajar di Jawa Tengah selama 5 hari menuai kontroversi. Sebagian yang setuju berpendapat hal tersebut tentu telah melalui kajian mendalam.

Efektifitas waktu, menyesuaikan dengan iklim dunia kerja dan banyak waktu diakhir pekan untuk berkumpul bersama keluarga. “Jaman sekarang kalau anak pulang jam 13.00, dirumah ketemu siapa ? Paling ketemu pembantu atau malah waktunya dipake main. Mending digunakan belajar di sekolah dalam pengawasan guru,” kata Ardiyanto seorang dosen Undip sekaligus pemerhati pendidikan.

Pendapat lain yang dimintai keterangan oleh sumber SP saat melintas didaerah pantura seperti di Pemalang justru menuai kecaman. “Ngawur itu Ganjar, bikin kebijakan tidak tanya dulu kebawah,” kata Mukmin seorang pejabat di Pemalang. “Makanya mbak dalam waktu dekat ini Pak Junaedi, bupati Pemalang akan berkirim surat ke Gubernur keberatan dengan hal itu.

” Saat dikejar kenapa dinilai ngawur, Mukmin hanya menjawab, “Lha pak Bupati saya saja tidak setuju, padahal beliau ini orangnya sangat aspiratif dan sangat mendengar pendapat masyarakat. Artinya beliau pasti sudah mendalami hal ini.” Sumber SP memang membenarkan Bapak H. Junaedi Bupati Pemalang akan berkirim surat keberatan. Statemen ini dikeluarkan kepada wartawan pasca rapat di DPRD Pemalang 8 Agustus lalu. (BR)

About cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

%d blogger menyukai ini: