Home / BERITA / Kejenuhan Jadi Alasan Golput Tinggi

Kejenuhan Jadi Alasan Golput Tinggi

 

Ilustrasi Golput (suarapemilih.com)
Ilustrasi Golput (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Sukoharjo – Mantan Bupati Sukoharjo,Bambang Riyanto mengatakan adanya kejenuhan di tingkat masyarakat yang mempengaruhi angka golongan putih (GOLPUT) tinggi,Jum’at (11/12/15).Sampai berita ini di turunkan,angka partisipasi jauh dari target awal yaitu sekitar 77%.

Mantan Bupati Sukoharjo menyikapi hasil pilkada yang angka partisipasi masih di bawah 70%. “ menurunnya angka partisipasi pemilih bisa di katakan sebagai indikator kejenuhan publik terhadap proses pemilu,karena modelnya sama di terapkan mulai dari tingkat RT hingga pilpres “ Kata Bambang

Hasil lengkap penghitungan di tingkat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo menunjukkan angka partisipasi pemilih dalam pilkada kali ini hanya 66 persen. Angka tersebut turun dibanding tahun lalu yang mencapai 68 persen. Demikian juga suara tidak sah juga naik mencapai angka 6,2 persen dari total suara yang masuk. Padahal diketahui target partisipasi pemilih pilkada sebesar 77 persen.

Saat ini banyak masyarakat yang harus diajak ataupun disuruh untuk menggunakan hak pilihnya melalui berbagai macam sosialisasi. Padahal, mestinya kalau menggunakan sistem demokrasi masyarakat mempunyai kesadaran untuk memilih calon pemimpinnya tanpa unsur paksaan.

“Menurut saya sebaiknya kembali ke pemilihan melalui DPRD saja, mengingat biaya dan waktu yang dikeluarkan sangat besar, jika hasilnya sepeti ini jauh dari ekspektasi tentunya,” tandasnya.

Bambang berharap para pemangku kebijakan lebih peka. Pasalnya besar anggaran yang di keluarkan dalan setiap pemilu tidak sebanding dengan output yang di hasilkan.An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: