Home / BERITA / Keterpilihan Perempuan Rendah di Pilkada

Keterpilihan Perempuan Rendah di Pilkada

Ilustrasi Keterpilihan Perempuan Rendah di Pilkada (suarapemilih.com)
Ilustrasi Keterpilihan Perempuan Rendah di Pilkada (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Keterpilihan perempuan di pilkada serentak masih rendah setelah hanya 46 perempuan yang berhasil menang di 264 daerah, Senin (21/12/2015). Sampai berita ini diturunkan diketahui ada 24 orang perempuan yang terpilih sebagai kepala daerah, dan 22 orang perempuan yang terpilih sebagai wakil kepala daerah.

Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan angka yang terlampau kecil hanya 17 persen bila dibandingkan dengan banyak daerah yang dimenangkan laki-laki. Jika dibandingkan dengan jumlah kepala dan wakil kepala daerah yang memenangkan pilkada, ada 46 perempuan dari 528 orang atau 8,7 persen yang memenangkan Pilkada di 264 daerah.

Titi mengungkapkan tingkat keterpilihan perempuan tak mencapai separuh dari jumlah pencalonan. Wajah perempuan kepala daerah terpilih didominasi oleh petahana dan kader partai. Ada 12 dari 24 perempuan (50 persen) terpilih yang berlatar belakang sebagai petahana dan kader partai.

Sementara peniliti Perludem lain Maharddhika menilai perempuan yang berlatar belakang kader partai cukup signifikan angka keterpilihannya. Menunjukan mesin partai bekerja baik di daerah dimana perempuan kader partai tersebut mencalonkan.

Menurut dia, fakta ini mesti direspon positif oleh partai. Melihat angka keterpilihan yang tinggi, partai dituntut  untuk tidak lagi mencalonkan perempuan dengan hanya mempertimbangkan elektabilitas tinggi tetapi mulai mencalonkan perempuan yang berkualitas. Angka keterpilihan perempuan petahana justru kecil. Ada 12 perempuan terpilih dari 21 perempuan yang mencalonkan diri sebagai kepala daerah. Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: