Home / BERITA / KPU dan Panwas HalSel Curang, Pemohon Paparkan di Hadapan Hakim MK

KPU dan Panwas HalSel Curang, Pemohon Paparkan di Hadapan Hakim MK

Ilustrasi Suasana Persidangan di MK (suarapemilih.com)
Ilustrasi Suasana Persidangan di MK (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Penasihat Hukum pemohon dari Pasangan Calon Bupati HalSel (Nomor urut 4), Bahrain Kusumba dan Iswan Hasjim memaparkan kecurangan KPU dan Panwas HalSel dihadapan Hakim MK setelah KPU dan Panwas dinilai melakukan kecurangan dengan memanipulasi suara pemilih dan membohongi masyarakat Kecamatan Bacan, Kamis (07/01/2016). Sampai berita ini diturunkan proses persidangan di MK masih berlanjut.

Penasihat Hukum HalSel, AH Wakil Kamal menegaskan Kejahatan luar biasa itu dilakukan secara terstruktur dan sistematis oleh Ketua dan Anggota KPUD HalSel bersama-sama dengan Ketua Panwas HalSel, Iqbal Kedoya. Kecurangan itu dilakukan dengan cara menambah perolehan suara untuk Pasangan nomor urut 1, Amin Ahmad dan Jaya Lamusu dan mengurangi secara signifikan perolehan suara Pemohon dan pasangan calon lainnya pada saat pelaksanaan pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk Kec Bacan di KPU HalSel.

Ia juga mengungkapkan untuk menutupi kecurangannya, aat rapat pleno tanggal 18 Desember 2015, saksi pemohon pasangan calon nomor 4 meng‎ajukan keberatan. Tapi KPU HalSel sama sekali tidak menanggapi keberatan dari saksi pemohon untuk membuka kotak agar dibacakan DA Pleno atau melakukan pencermatan satu tingkat ke bawah dengan melakukan kroscek form C1-KWK dengan C2 Pleno. Justru malah memerintah aparat kepolisian agar saksi pemohon dikeluarkan dari rapat pleno.

Dari kejadian tersebut, KPU Provinsi Malut menonaktifkan ketua dan semua anggota KPU Halsel. Bawaslu Provinsi Malut juga menerbitkan SK penonaktifan sementara untuk Ketua Panwaslu HalSel. Pasalnya Iqbal telah melakukan perbuatan yang menyetujui untuk melanjutkan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat KPU HalSel untuk Kecamatan Bacan, tanpa melakukan penyandingan dokumen terhadap data perolehan suara Paslon yang berbeda.

Kamal menambahkan, Iqbal tidak mencegah atau membiarkan proses rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara yang dilakukan tak sesuai ketentuan perundang-udangan berlaku, serta tidak melaksanakan tugas Panwas dengan adil.

Kamal yakin Kecurangan yang sempurna tersebut, tidak bisa menghentikan kemenangan Paslon no 4 yang memperoleh hasil 43.144 suara, lebih besar 2.243 suara dibandingkan dengan nomor urut 1, Amin Ahmad dan Jaya Lamusu yang Hanya mempe‎roleh 40.891 suara. Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: