Home / BERITA / Marak Kecurangan, Tim Pemenangan Agung-Afif Lapor KPK

Marak Kecurangan, Tim Pemenangan Agung-Afif Lapor KPK

Foto Tim Pemenangan Agung-Afif
Foto Tim Pemenangan Agung-Afif (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, PEMALANG – Tim pemenangan paslon Mukti Agung Wibowo dan Afifudin meminta KPK untuk menginvestigasi setelah banyak ditemukan kecurangan-kecurangan yang dilakukan secara sistematis oleh salah satu paslon, Senin (14/12/2015). Sampai berita ini diturunkan belum diketahui kelanjutan masalah tersebut.

Atas banyaknya temuan kecurangan, Sumari, Tim Pemenangan Mukti Agung Wibowo-Afifudin meminta Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Komisi Aparatur Sipil Negara, Panwaslu, Komisi A DPRD, dan Bawaslu untuk menginvestigasi kecurangan-kecurangan itu.

Sumari bahkan meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), BPKP, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaudit penggunaan APBD 2015 serta mengambil tindakan tegas bila terbukti ada pelanggaran tindak pidana pilkada, pidana umum, maupun pidana korupsi.

Pihaknya mengungkapkan Kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh salah satu paslon bupati dan wakul bupati yang kami maksud, adalah seperti kasus penggunaan dana program keluarga harapan dari Kementrian Sosial, indikasi lelang pemenangan TPS salah satu paslon yang dilakukan kepala-kepala SKPD dan perusahaan daerah, dan pencarian dana ADD yang dicairkan mendekati coblosan 9 Desember lalu.

Lanjut Sumari, indikasi adanya pengkondisian jaringan birokrasi baik PNS, guru, dan kepala desa secara terstruktur dan masif serta penggunaan anggaran dan fasilitas negara, baik yang bersumber dari APBD/APBN dan perusahaan daerah untuk memenangkan salah satu paslon juga terjadi. Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

pilkada serentak,suarapemilih.com

Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi

Suarapemilih.com,-Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi Terkait

2 comments

  1. Kalau dipihak kalah memang selalu begitu, cek dulu selisih kalahnya banyak tidak? kalau banyak seharusnya instropeksi tim suksesnya bagaimana?

  2. Yg nulis berita siapa ya ko ? KPK Komisi Pemilihan Korupsi kue opoooooo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: