Home / BERITA / MK Bukan Penampungan Sampah

MK Bukan Penampungan Sampah

 

Gambar  Mahkamah Konstitusi (suarapemilih.com)
Gambar Mahkamah Konstitusi (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com,Jakarta – Hakim Ketua Panel Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat mengatakan MK bukan penampung sampah setelah banyaknya pemohon sengketa pilkada yang kurang jeli memasukan perkara dan membawa delik perkara dalam sidang persidangan pemeriksaan hasil pilkada di MK, Minggu (10/01/16). Sampai berita ini diturunkan, tidak semua permasalahan harus di selesaikan di MK,namun ada juga yang di selesaikan di PTUN.

Arief menyatakan, MK bukan keranjang sampah persoalan pilkada. Pernyataan tersebut merupakan responsnya dari gugatan terkait perkara Minahasa Selatan yang diajukan Johny RM Sumual dan Annie S Langgi. Adapun delik perkara yang dipersoalkan kuasa hukum pemohon, Setli A. S adalah mengenai ijazah dari salah satu pasangan.

Menurut Setli, pencalonan pemenang pilkada Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu dan Franky Donny Wongkar bermasalah khususnya terkait dengan ijazah pemenang.

“Menurut kami ditemukan ketidaksesuaian penerbitan ijazah. Penerbitan ijazah paket B atau SMP dikeluarkan pada 26 November. Lalu hanya 15 hari kemudian, muncul ijazah SLTA. Jadi tidak masuk akal,” kata Setli

Menanggapi hal ini, Hakim Ketua Arief Hidayat mempertanyakan apakah penggugat mengajukan persoalan penetapan yang bermasalah tersebut ke PTUN. Setli menyatakan tak mempermasalahkan persoalan penetapan KPU ke PTUN.Arief menjelaskan keputusan penetapan pasangan calon yang dilakukan KPU sebenarnya bisa diselesaikan di PTUN. Sehingga seharusnya persoalan yang Setli uraikan bisa selesai sejak kemarin.

“Jadi MK bukan keranjang sampah, semua dibuang ke sini. Anda mestinya bisa selesaikan ke PTUN,” kata Arief.An

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: