Home / BERITA / MK Diharapkan Tak Pilih Kasih

MK Diharapkan Tak Pilih Kasih

Ilustrasi MK Diharapkan Tak Pilih Kasih (suarapemilih.com)
Ilustrasi MK Diharapkan Tak Pilih Kasih (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, MEDAN – Mahkamah Konstitusi (MK) diharapkan tidak terpengaruh atau pilih kasih dalam menyidangkan sengketa Pemilihan Kepala Daerah serentak setelah banyak gugatan yang masuk ke MK, Senin (04/01/2016). Sampai berita ini diturunkan persidangan tentang sengketa pilkada tersebut belum berjalan.

Dosen Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Pedastaren Tarigan mengatakan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) harus bersikap adil, jujur, dan tegas menyidangkan perkara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang dianggap calon kepala daerah tidak adil dalam penghitungan suara.

Menurut ia, MK selaku institusi hukum yang berwenang dalam menyidangkan perselisihan hasil pilkada serentak harus menunjukkan citra yang baik dan jangan melakukan pelanggaran kode etik hakim.

Ia menegaskan MK harus menjaga wibawa yang tinggi dan tidak bisa diintervensi oleh pihak-pihak yang sedang bersengketa dalam pilkada secara serentak itu. Juga menunjukkan rasa keadilan yang cukup tinggi, kebenaran, dan sesuai dengan ketentuan UU Pilkada.

Dia menambahkan, MK juga harus berhati-hati dan tetap waspada terhadap pihak-pihak tertentu yang sengaja untuk mempengaruhi hakim untuk memenangkan dalam sidang pilkada tersebut. Hal itu nantinya dapat berdampak terhadap kinerja dan nama baik oknum hakim MK tersebut, serta kalau terbukti dapat diproses secara hukum.

Ia berharap jangan sampai terulang kembali ada oknum pimpinan MK yang ditangkap oleh KPK dalam kasus suap memenangkan sidang pilkada, hal tersebut dapat dijadikan pengalaman untuk pihak MK. Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

pilkada serentak,suarapemilih.com

Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi

Suarapemilih.com,-Daftar Nama Pasangan Calon Kepala Daerah Pendaftar Pilkada Serentak 2018 di 17 Provinsi Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: