Home / BERITA / MK Tolak 5 Sengketa Pilkada yang Telat

MK Tolak 5 Sengketa Pilkada yang Telat

Ilustrasi Pemohon Serahkan Gugatan ke MK (suarapemilih.com)
Ilustrasi Pemohon Serahkan Gugatan ke MK (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan sengketa pilkada 2015 dari Dompu Nabaire, Tidore Kepulauan, Yahukomo dan Yalimo setelah pengajuan yang diberikan lewat dari waktu yang telah ditentukan, Senin (18/01/2016). Sampai berita ini diterbitkan kelima daerah tersebut masih belum mendapat gugatan.

Ketua MK Arief Hidayat saat sidang di Gedung MK mengatakan, “para  pemohon melewati batas waktu yang ditentukan, namun MK tetap menerima eksepsi yang diajukan Komisi Pemilihan Umum Daerah masing-masing selaku termohon,” tuturnya di Gedung MK, Jakarta Pusat pagi tadi.

Menurutnya, KPUD dalam eksepsinya diketahui menilai permohonan pemohon tak bisa diterima lantaran permohonan diajukan melampaui batas mengajukan permohonan, yakni 3 x24 jam sejak KPUD mengumumkan pemenang pemilu.

Seperti sengketa pilkada Tidore, KPUD mengumumkan hasil pilkada pada Rabu 16 Desember 16.08 WIT. Artinya, sengketa pilkada harus didaftarkan paling lambat pada Sabtu 19 Desember pukul 16.08 WIT atau 14.08 WIB di Gedung MK, Jakarta.

Namun, Pasangan Calon Kepala Daerah Tidore Muhammad Hasan Bay dan Yulius Patandianan justru telat mendaftarkannya. Pengacara Muhammad-Yulius, Eddi E. Moeras, menjelaskan, permohonan telat didaftarkan lantaran KPUD juga tak kunjung mengirimkan putusan kepada kliennya.

“(Keputusan) diserahkan 6 hari dari pengumuman keputusan, kita habis waktu. Kita minta, baru dikasih,” jelas Eddi. Maka sengketa pilkada Tidore Kepulauan tak dilanjutkan MK.

Sementara itu, permohonan yang telat diajukan, yakni, pilkada Dompu dengan pemohon pasangan Abubakar Ahmad dan Kisman, Nabire dengan pemohon Decky Kayame dan Adauktus Takerubun, Yahukimo dengan pemohon David Silak dan Septinua Pahabok dan pilkada Yalimo dengan pasangan Luter Walilo dan Beay Adlof.

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi akan memutus sebanyak 40 gugatan perselisihan hasil pemilihan (PHP) kepala daerah 2015 termasuk pengucapan ketetapan bagi 5 permohonan perselisihan yang menarik kembali gugatannya pada hari ini. Hal ini merupakan rangkaian persidangan untuk memeriksa 147 permohonan gugatan PHP Kepala Daerah 2015 dimulai sejak Kamis 7 Januari lalu.Mr

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: