Home / BERITA / Panwaslu Boyolali gagal bawa kasus ke ranah pidana

Panwaslu Boyolali gagal bawa kasus ke ranah pidana

Ilustrasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)?suarapemilih.com
Ilustrasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu)?suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Boyolali gagal membawa kasus ke ranah pidana terkait pelanggaran netralitas birokrasi. Dalam menyelesaikan kasus pelanggaran netralitas birokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 ke ranah pidana belum membuahkan hasil di kepolisian.

Hal itu karena belum terbentuknya tim Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), akhirnya dibawa dan dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) di Polres Boyolali. Dua kasus dugaan pidana pemilu itu melibatkan Kepala Desa (Kades) Genengsari, Kecamatan Kemusu, Wiwik Indriyati, dan seorang PNS Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di Kecamatan Juwangi, Siti Nurul Hidayati.

Namun sayang, kepolisian kembali menolak memproses dua kasus tersebut karena Panwaslu melaporkan dua kasus itu tanpa membawa bukti-bukti yang cukup.

Anggota Panwaslu Boyolali, Taryono, menjelaskan dasar yang dipakai Panwaslu untuk melaporkan kasus tersebut ke SPK Pasal 135 UU No.1/2015 sebagaimana diubah dalam UU No. 8/2015.

“Pada pasal tersebut dijelaskan bahwa setiap perkara dugaan tindak pidana pemilu dilanjutkan ke kepolisian. Namun, kemarin kepolisian belum bersedia memproses laporan kami,” kata Taryono,di ruang kerjanya, Senin (21/9/2015).

Dugaan kasus pidana pemilu juga terjadi di dua daerah lain yakni Kota Semarang dan Wonosobo bisa dilanjutkan di Gakkumdu.

Kapolres Boyolali, AKBP Budi Sartono, membenarkan Polres Boyolali belum berani memproses dua kasus terkait pelanggaran pilkada yang dibawa Panwaslu Boyolali.

Menurut Kapolres, penanganan kasus pidana pemilu butuh proses cepat sehingga laporan yang disampaikan Panwaslu harus disertai minimal dua bukti.(Pa/En)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: