Home / BERITA / Pemantau Wajib Netral di Pilkada Serentak

Pemantau Wajib Netral di Pilkada Serentak

Pilkada
Pilkada (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, DENPASAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan lembaga Pemantau dalam pilkada serentak 2015 harus netral, sebab agar tidak menimbulkan konflik di Denpasar , Sabtu (31/10). Lembaga pemantau pun diharapkan bisa mendokumentasikan dan menyampaikan hasil pemantauan ke publik.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan Lembaga pemantau harus netral, Pemantau adalah organisasi yang netral, tidak berada di belakang muatan politis peserta pilkada. Punya kepengurusan yang jelas. Punya rencana pemantauan yang jelas dengan nama-nama pemantaunya dan juga punya biaya yang jelas dan mandiri
Hadar pun menjelaskan pemantau harus mempunyai syarat-syarat tersebut dalam bentuk dokumen di mana nantinya dokumen diserahkan ke KPU tergantung di daerah mana mereka melakukan pemantauan.
Hadar pun menambahkan tidak ada masalah jika banyak lembaga pemantau mendaftarkan diri ke KPU, asalkan lembaga pemantau tersebut memenuhi akreditasi yang ditentukan oleh KPU. Intinya mempunyai pemantau-pemantau yang memiliki latar belakang dalam pemantauan pilkada atau pemilu, tidak harus ahli atau orang yang memiliki pengalaman yang panjang dalam melakukan pemantauan.
Hadar juga berharap bahwa lembaga pemantau tersebut setelah mendokumentasi hasil pantauannya juga  bisa menyampaikan hasil pemantauan ke public.Kn

About cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: