Home / BERITA / Pemilih Semarang: Politik Uang itu wajar

Pemilih Semarang: Politik Uang itu wajar

Ilustrasi Money Politic/suarapemilih.com
Ilustrasi Money Politic/suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Lembaga Pengkajian dan Survei Indonesia (LPSI) mengeluarkan hasil jajak pendapat mengenai politik uang di Kota Semarang. Hasil tersebut menunjukkan pemilih di Kota Semarang menganggap pemberian uang atau money politic dalam pilkada merupakan hal yang wajar.

Sebanyak 72 responden yang terdiri atas 116 kecamatan menyatakan wajar hal itu terjadi di Kota Semarang karena mereka menganggap tidak ada perubahan kebijakan siapa pun yang terpilih sebagai Wali Kota Semarang.

“Mereka sangat pragmatis sekaligus pesimistis akan ada perubahan sekalipun pemimpin ya berganti. Oleh karena itu bila ada yang beri uang atau materi, mereka terima dan menganggap sebagai sesuatu yang wajar diterima selalu dalam lima tahun,” ungkap Direktur Utama LPSI Mochamad Yulianto, Selasa (22/9/2015).

Hampir separuh dari responden dalam survei tersebut merupakan pemilih otonom yang tidak terikat dengan tokoh masyarakat, parpol maupun orang-orang yang berkepentingan.(Baca juga: Kasus korupsi Hendi dipertanyakan lagi)

Responden sebenarnya tahu dan sadar praktik politik uang itu melanggar hukum dan norma sosial. Akan tetapi, katanya, pragmatisme itulah yang menjadikan mereka permisif terhadap pemberian uang atau materi.(Pa)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: