Home / BERITA / Penggusuran Jakarta, Salahi Prinsip HAM Internasional

Penggusuran Jakarta, Salahi Prinsip HAM Internasional

Penggusuran Jakarta, Salahi Prinsip HAM Internasional
Foto Penggusuran Jakarta, Salahi Prinsip HAM Internasional (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dinilai telah menyalahi prinsip dari ketentuan HAM internasional setelah Ahok telah sering melakukan penggusuran terhadap masyarakat, Rabu (27/04/2016). Sampai berita ini diturunkan ada empat hal yang diabaikan oleh Ahok yang dapat dipermasalahkan dari perspektif HAM.

Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Hafid Abbas mengatakan keempat hal yang diabaikan oleh Ahok adalah sebagai berikut :

Pertama, Pemda DKI Jakarta menggusur tanpa memperhatikan keadaan dari anak-anak kecil di daerah penggusuran tersebut. Seperti halnya terdapat anak-anak yang sedang menjalani ujian sekolah atau ujian nasional. Padahal, penggusuran bisa saja ditunda hingga 10 Juni sampai masa sekolah anak-anak dapat diselesaikan terlebih dahulu.

Kedua, mekanisme dalam penggusuran belum sesuai sebab belum terciptanya penampungan yang layak. Dari 7 ribu hingga 8 ribu penduduk yang digusur, hanya 114 yang disediakan tempat di Rusunawa.

Ketiga, hilangnya mata pencaharian meraka. Seharusnya, pemerintah sudah mempersiapkan sumber mata pencaharian baru seperti yang dilakukan oleh Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat penggusuran kawasan Doli.

Yang terakhir, untuk pemerintah menganut pendekatan satu, dua dan tiga yang artinya adakan rumah mewah, rumah bagi kaum menengah dan rumah bagi kalangan tidak mampu.

Hafid menambahkan dengan adanya penggusuran tersebut disinyalir dapat menjadi petaka Jakarta dimasa depannya karena adanya upaya pembalasan dendam dari anak-anak korban penggusuran yang menyimpan trauma.

Sejauh ini, pihak Komnas HAM telah menyambangi lokasi-lokasi penggusuran di Jakarta. mereka pun mengirimkan surat kepada pihak-pihak terkait di jajaran pemerintah Jakarta. Pihaknya juga masih menunggu waktu dan memperhatikan tindakan pemerintah untuk membawa hal ini untuk masuk dalam permasalahan mekanisme internasional. Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: