Home / BERITA / Persetujuan Gugatan Pilkada Berpotensi Rugikan Daerah

Persetujuan Gugatan Pilkada Berpotensi Rugikan Daerah

Pengamat Politik Ratna Sarumpaet (suarapemilih.com)
Pengamat Politik Ratna Sarumpaet (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Pengamat politik Ratna Sarumpaet menilai persetujuan gugatan Pilkada serentak berpotensi merugikan daerah, sebab pasangan calon kepala daerah yang menggugat tidak memiliki kesempatan untuk membuktikan adanya kecurangan, Minggu (27/12/2015). Sampai berita ini diterbitkan persetujuan tersebut masih dibatasi.

Seperti diketahui, Pasal 158 ayat 1 dan ayat 2 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 mengatur syarat pengajuan sengketa. Jika ada perbedaan selisih suara maksimal 2 persen dari penetapan hasil penghitungan suara KPU Provinsi maksimal 2 juta penduduk.

Sementara bagi penduduk lebih dari 2 juta hingga 6 juta, syarat pengajuan sengketa, jika ada perbedaan selisih maksimal 1,5 persen dari penetapan hasil penghitungan suara KPU Provinsi.
Dua ayat dalam pasal ini memberikan batasan maksimal untuk mengajukan permohonan pembatalan penetapan hasil penghitungan suara.

“Ada yang jangka pendek sekian ratusan calon kepala daerah ini harus disentuh MK, supaya bisa menciptakan kepala daerah yang kredibel,” ujar Ratna saat diskusi yang digelar di kawasan Matraman Jakarta, Sabtu (26/12/2015).

Maka dari itu, Ratna mengharapkan DPR bisa mendesak Mahkamah Konstitusi agar tidak membatasi sengketa Pilkada.

“Adanya batasan tidak ada proses hukum untuk memimpin itu masalah, siapa pun salah kalau ada pasal ini dibiarkan, ada kesan merusak pemerintah,” terang Ratna.Mr

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: