Home / BERITA / Pilkada Serentak 2017, Golkar Terancam Tak Ikut

Pilkada Serentak 2017, Golkar Terancam Tak Ikut

Pilkada Serentak 2017, Golkar Terancam Tak Ikut
Ilustrasi Pilkada Serentak 2017, Golkar Terancam Tak Ikut (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Partai Golongan Karya (Golkar) terancam tidak ikut serta dalam Pilkada serentak 2017 setelah Golkar mengalami perpecahan intern dan membatalkan rapat pleno secara mendadak, Senin (07/03/2016). Sampai berita ini diturunkan belum diketahui bagaimana nantinya.

Ketum Golkar Aburizal Bakrie tak lagi bicara soal rencana menggelar munas. Tim sukses caketum Ade Komarudin, Bambang Soesatyo, mengingatkan pentingnya munas untuk mengakhiri perpecahan Golkar.

“Rapat pleno yang seharusnya dilaksanakan pada Rabu kemarin mendadak batal digelar. Penundaan itu jelas menimbulkan banyak spekulasi. Terutama dari DPD I dan DPD II Partai Golkar se-Indonesia. Mereka khawatir Golkar kembali tidak siap dan bahkan terancam bisa mengikuti pilkada serentak putaran kedua pada 2017 karena tahapan pencalonan akan dimulai pada Juni 2016,” kata Bambang Soesatyo.

Namun demikian, tim pemenangan Ade Komarudin sepakat untuk menyerahkan keputusan akhir soal munas sepenuhnya pada kebijakan Ketua Umum Aburizal Bakrie. “Karena kami yakin ARB paham mana yang terbaik bagi masa depan partai Golkar,” katanya.

Ade Komarudi dan lainnya juga setuju adanya desakan agar pemerintah segera mengesahkan kepengurusan hasil Munas Bali dan penyelenggara munas adalah kepengurusan hasil Munas Bali. Sebab itu, tidak ada kejelasan yang pasti kepengurusan hasil Munas Ancol telah dibatalkan dan kepengurusan hasil Munas Bali tetap diambangkan  kendati telah dimenangkan secara hukum (inkrah). Kf

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: