Home / BERITA / Pilkades Sukoharjo diundur pada 2016

Pilkades Sukoharjo diundur pada 2016

Ilustrasi Pilkades/suarapemilih.com
Ilustrasi Pilkades/suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Pemkab Sukoharjo berharap pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 14 desa dapat digelar sesuai rencana pada 2016 mendatang. Saat ini, Pemkab Sukoharjo tengah menyelesaikan pembahasan dengan DPRD terkait dua rancangan peraturan daerah (raperda) yaitu tentang kepala desa dan kewenangan desa sebagai payung hukum penyelenggaraan Pilkades massal.

Kabag Pemdes Setda Sukoharjo Sumantiyo, mengatakan, pembahasan dua raperda baik kepala desa dan kewenangan desa sudah dilakukan sejak beberapa hari lalu. Diharapkan dalam waktu tidak lama lagi bisa selesai. Selanjutnya diserahkan ke gubernur Jawa Tengah untuk mendapatkan persetujuan. (Baca juga: Pilkades Gunungkidul dihantui politik uang)

Apabila bisa langsung disetujui maka tugas Pemkab Sukoharjo menjadi lebih ringan, namun apabila ada revisi maka segera dilakukan perbaikan. Pemkab Sukoharjo sengaja membuat dua raperda yang apabila disahkan maka menjadi perda tersebut sebagai payung hukum pelaksanaan Pilkades. Hal tersebut juga menyesuaikan dengan adanya Undang Undang Desa.

“Payung hukum yang sedang kami persiapkan yakni dua raperdan dan selanjutnya apabila sudah disahkan menjadi perda maka akan disusulkan pembuatan peraturan bupati (perbup),” ujar Sumantiyo.

Dengan sisa waktu tiga bulan kedepan, Sumantiyo mengaku masih cukup, untuk selanjutnya kosentrasi Pemkab Sukoharjo tinggal membuat perbup saja. Setelah payung hukum ada maka nantinya tinggal menunggu adanya bupati Sukoharjo denifitif hasil dari pelaksanaan Pilkada 2015. Pemilu sendiri baru akan digelar pada 9 Desember mendatang. “Kemungkinan besar Pilkades massal digelar 2016 tapi tetap harus menunggu jadwal dari bupati definitif hasil Pilkada 2016,” lanjutnya.

Data yang ada di Bagian Pemdes Setda Sukoharjo diketahui posisi kepala desa di 14 desa saat ini kosong. Yakni di Desa Karangtengah Kecamatan Weru, Desa Tiyaran Kecamatan Bulu, Desa Tanjung Kecamatan Nguter, Desa Manisharjo Kecamatan Bendosari, Desa Bulu Kecamatan Polokarto, Desa Jatisobo Kecamatan Polokarto, Desa Kayuapak Kecamatan Polokarto, Desa Plumbon Kecamatan Mojolaban, Desa Kadilangu Kecamatan Baki, Desa Ngemplak Kecamatan Kartasura, Desa Pabelan Kecamatan Kartasura. Desa Palur Kecamatan Mojolaban dan Desa Gedangan Kecamatan Grogol.

Posisi kepala desa sekarang sudah diisi oleh pejabat pelaksana (Plt) pegawai negeri sipil (PNS). Diharapkan pengisian tersebut bisa menjadi pengganti untuk menggerakan roda pemerintahan ditingkat desa.(Pa/En)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: