Home / BERITA / Puan, boneka putri yang harus diganti

Puan, boneka putri yang harus diganti

Puan Maharani/suarapemilih.com
Puan Maharani/suarapemilih.com

Suarapemilih.com – Tiga mahasiswa perwakilan dari Aliansi Mahasiswa Peduli Parlemen mendatangi Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) untuk meminta pengusutan kasus rangkap jabatan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

“Rangkap jabatan yang dilakukan oleh Puan dan Tjahjo merupakan salah satu bentuk kerugian bagi kinerja DPR RI secara keseluruhan. Di tengah sorotan atas kinerja DPR yang masih belum maksimal,” kata salah satu mahasiswa dari IISIP, Tintus Pormancius di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, (22/9/2015)

Menurut mereka, pergantian Puan dan Tjahjo yang belum terealisasi berimbas pada jumlah keanggotaan DPR sejak akhir Oktober 2014, yang tidak mencapai 560 anggota.

“Sebagaimana termaktub dalam UU No. 17 tahun 2014, padal 76 ayat 1 yang menyatakan bahwa anggota DPR berjumlah 560 orang,” katanya.

Kepada MKD, para mahasiswa ini juga menyerahkan boneka putri, sebagai simbol bahwa di Kabinet, ada tuan putri yang selalu dimanjakan oleh pemerintahan Presiden Joko Widodo. (Baca juga: Puan anak emas Jokowi)

“Kami juga akan menyerahkan sebuah boneka perempuan, simbol dari Puan Maharani,” kata Tintus.(Pa)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: