Home / BERITA / Sukoharjo Ingat, Bupati Mantan Penjudi dan Dihiasi Pelanggaran

Sukoharjo Ingat, Bupati Mantan Penjudi dan Dihiasi Pelanggaran

foto: Wardoyo Wijaya
foto: Wardoyo Wijaya

Suarapemilih.com – Mantan Ketua DPRD Sukoharjo sekaligus Bupati Sukoharjo periode 2010-2015 Wardoyo Wijaya mendapat rekomendasi dari PDIP untuk mengikuti Pilkada serentak 2015. Ia yang berpasangan dengan Purwadi hanya mempunyai satu kompetitor yaitu paslon Nurdin-Anis Mudhakir yang diusung oleh partai PAN, PKB dan Demokrat. Dibalik rekomendasi yang turun tersebut banyak sekali catatan perjalanan kepemimpinannya yang menjadi pertimbangan calon pemilih di Sukoharjo. Selama lima tahun menjabat hanya kekecewaan masyarakat yang didapatkan. Mereka akan mempertimbangkan lagi untuk mencoblos tepat digambar paslon tersebut disaat pemilihan umum sudah jatuh tempo. Tak perlu ragu-ragu lagi didalam bilik pencoblosan disaat kejadian kelam mereka ingat kembali.

Kiranya, ada yang tahu atau melihat dia pernah tertangkap basah di Hotel Indah Palace Surakarta saat sedang asyik berjudi dengan para pejabat daerah Sukoharjo, Selasa, 4 Oktober 2005 lalu. Ia didakwa melanggar pasal 303 ayat (3) jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman penjara selama empat tahun. Sayangnya, ia gagal saat mencoba menyuap polisi yang menangkap dengan uang Rp 50 juta.

Pada tahun 2012 terjadi kasus penyelewengan pendapatan daerah yang dilakukan oleh Percetakan Daerah (Percada) Sukoharjo terkait pengadaan LKS untuk SD, SMP dan SMA senilai Rp 2,4 miliar. Tak hanya itu, disaat sedang menjabat posisi nomor satu di Sukoharjo, pedagang kecil begitu kecewa saat proyek Pasar Ir Soekarno pada tahun 2013 mangkrak begitu saja tanpa adanya penanganan kembali yang merugikan pedagang kecil. Bahkan karena mangkraknya Pasar Ir Soekarno tersebut juga berdampak pada ekonomi Sukoharjo secara keseluruhan pada saat itu.

Ia juga pernah melanggar Permendagri No 2 tahun 2007 tentang Organ dan Kepegawaian PDAM. Sang bupati mengangkat Slamet Sanyoto sebagai Dirut PDAM yang jelas-jelas tidak lengkap memenuhi persyaratan. Dalam kasus tersebut Slamet hanya memenuhi dua syarat padahal seharusnya ada enam syarat yang harus dipenuhi. Catatan-catatan lampau tersebut harus menjadi pertimbangan kembali oleh calon pemilih di Sukoharjo mengingat hanya ada dua paslon di daerah tersebut. (Pa)

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

%d blogger menyukai ini: