Home / BERITA / Tak Hanya Khianati Parpol, Kini Teman Ahok Siap-siap Disia-siakan Pula

Tak Hanya Khianati Parpol, Kini Teman Ahok Siap-siap Disia-siakan Pula

Tak Hanya Khianati Parpol, Kini Teman Ahok Siap-siap Disia-siakan Pula
Foto Basuki Tjahaja Purnama (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – Dengan jumlah data KTP yang mendekati 1 juta, Teman Ahok semakin yakin bahwa Ahok bisa lolos verifikasi faktual dan maju melalui jalur perseorangan, namun saat dimintai keterangan langsung dari Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama alias Ahok terbesit beberapa kejanggalan dari pertanyaan yang di lontarkan Ahok, Jumat (17/6/2016). Hingga kini Ahok berencana akan bertemu dengan relawan pendukungnya “Teman Ahok”.

“Ya sudah kami mesti ketemu ngomong dong. Kalau (terkumpul) satu juta (data KTP) jelas, kami mungkin akan tanya kepada Teman Ahok, ‘Ahok-Heru ini mau melalui verifikasi sulit atau melalui partai?’,” kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta.

Pasal 48 pada UU Pilkada yang baru disahkan DPR, telah memperketat proses verifikasi data KTP yang digunakan oleh calon perseorangan atau independen.

Pasal 48 ayat (3) menyebutkan, verifikasi faktual dilakukan paling lama 14 hari terhitung sejak dokumen syarat dukungan pasangan calon perseorangan diserahkan ke PPS. Adapun pasal 48 ayat (3b) menyebutkan, verifikasi faktual terhadap dukungan pasangan calon yang tidak dapat ditemui pada saat verfikasi faktual, pasangan calon diberikan kesempatan untuk menghadirkan pendukung calon yang dimaksud ke kantor PPS paling lambat tiga hari terhitung sejak PPS tidak dapat menemui pendukung tersebut.

“Saya mesti tanya sama mereka, yang pasti dalam pikiran saya nih, saya ngomong dengan mereka, ‘anda mau saya jadi gubernur atau tidak gitu?’. Kalau anda (Teman Ahok) berniat saya jadi gubernur, anda mau tempuh jalan susah apa jalan mudah?” kata Ahok.

Selain dukungan dari Teman Ahok, Ahok juga telah mendapat dukungan dari tiga partai politik, yakni Partai Nasdem, Partai Hanura, dan Partai Golkar. Total jumlah kursi ketiga partai itu di DPRD DKI Jakarta telah cukup untuk mengusung Ahok dalam Pilkada DKI 2017.

“Kalau jalan perseorangan, saya mesti tandatangan puluhan ribu (formulir). Kalau (maju) pakai partai, saya cuma butuh tiga materai. Nah kamu mau tempuh yang mana,???” terang Ahok.

Apakah mungkin dalam kurun waktu dekat ini “Teman Ahok”, relawan yang telah mendukungnya dengan mengumpulkan data KTP warga DKI untuk maju di jalur perseorangan akan akan di tinggalkan Ahok demi Parpol yang siap mengusungnya ???. Adm

About suara pemilih cyber team

Check Also

Blusukan Rudi Brengos Di Pasar Sapi Rejosari yang Mangkrak

Salatiga – pedagang pasar rejosari di kagetkan dengan kehadiran pak brengos (agus rudianto) calon walikota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: