Home / BERITA / Teman Ahok Diminta Transparan Soal Dana Pengumpulan KTP

Teman Ahok Diminta Transparan Soal Dana Pengumpulan KTP

Teman Ahok Diminta Transparan Soal Dana Pengumpulan KTP
Foto Ketua Dewan Pembina Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Adian Yunus Yusak Napitupulu (suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA – 1 Juta KTP yang telah terkumpulkan untuk mendukung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) diragukan setelah dalam waktu yang amat singkat relawan Teman Ahok mengaku telah mengumpulkan 1 juta salinan KTP, Senin (27/06/2016). Sampai berita ini diturunkan diketahui Teman Ahok bukanlah organisasi yang memiliki anggota kepengurusan hingga tingkat kelurahan.

Ketua Dewan Pembina Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Adian Yunus Yusak Napitupulu mengatakan ia meragukan pengumpulan KTP yang hanya dalam waktu tiga bulan setengah telah mencapai 1 juta. Secara logika hal tersebut sangat berat. Mesinnya bukan mesin anak ranting yang punya cabang sampai RT/RW.

Adian juga mempertanyakan keterbukaan anggaran Teman Ahok untuk operasional pengumpulan KTP. Dalam demokrasi harus ada transparansi. Anggaran Teman Ahok sempat berubah-ubah, pertama Rp 2,5 miliar, lalu Rp 3,5 miliar, terakhir Rp 6 miliar.

Adian mengimbau Teman Ahok membuka fakta, baik mengenai anggaran yang digunakan maupun jumlah KTP yang berhasil dikumpulkan. Bahkan Adian meminta agar Teman Ahok jujur mengenai anggaran yang diperoleh untuk membiayai operasional dukungan Ahok tersebut.

Semestinya Teman Ahok terbuka dalam penerimaan dana. “Apakah di bawah tangan dan di bawah meja semua? PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) tidak bisa menelusuri. Berapa anggaran yang mereka gunakan untuk mengumpulkan 1,7 juta KTP itu. Mungkin enggak? Jujur saja, kalau tidak mencapai segitu, Ahok pasti akan maklum, kok.” Tutur Adian. Adm

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: