Home / BERITA / Tiga Opsi Penting PDI-P Usung Calonnya

Tiga Opsi Penting PDI-P Usung Calonnya

Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto(suarapemilih.com)
Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto(suarapemilih.com)

Suarapemilih.com, JAKARTA-Bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, menentukan calon gubernur yang akan di pilih pada Pilkada DKI 2017 mendatang memang membutuhkan beberapa statemen, kini  statemen tersebut mulai mengerucut pada tiga opsi untuk mengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pilkada Jakarta, Kamis (11/8/2016).

Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Hasto Kristiyanto, saat ditemui langsung di di kantor DPP PDI-P, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2016) malam.

Hasto mengatakan, ada tiga opsi yang masih harus dibahas hingga akhir ditetapkannya pasangn calon gubernur dan wakil gubernur yang akan diusung.

“Pertama, mendukung Pak Ahok dan Pak Djarot yang sekarang menjabat gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta,” ujarnya.

Kemudian yang kedua, lanjut Hasto, adalah melaksanakan proses penjaringan. PDI-P menghargai semua pihak yang telah mendaftar dan mengikuti penjaringan di DPD PDI-P DKI Jakarta serta DPP PDI-P, yang kini telah mengerucutkan enam nama pendaftar yang lolos fit and proper test.

Kemudian, opsi ketiga adalah pilihan di luar opsi pertama dan kedua. Nantinya, kata dia, bisa saja muncul sebuah skenario yang menciptakan kejutan. Sebab, DKI Jakarta merupakan pusat semua pergerakan politik sehingga ada agenda strategis ke depannya terkait pasangan calon tersebut.

“Karena apa pun Jakarta ini kan selalu muncul kejutan jelang batas-batas akhir (pendaftaran pasangan calon ke KPU DKI),” kata Hasto.

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: