Home / BERITA / Waspada Unsur SARA Di Pilkada

Waspada Unsur SARA Di Pilkada

politik sara

Suarapemilih.com, GUNUNGKIDUL-Masa tenang pemilihan kepala daerah (Pilkada) dan menjelang pencoblosan 9 Desember mendtang, panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Gunungkidul mulai mewaspadai adanya politik uang dan adanya unsur SARA pada Pilkada serta masuknya massa dari luar daerah, Senin, (7/12/2015). Sampai berita ini ditulis Panwas masih mewaspadai adanya hal tersebut.

Anggota Panwaslu Kabupaten Gunungkidul, Ton Martono menungkapkan bahwa, Panwaslu mulai memiliki pemetaan wilayah pada pemungutan suara dalam Pilkada 2015, beberapa titik rawan pada pemungutan suara Pilkada tercatat di beberapa desa.

Antisipasi yang dilakukan bukan hanya antisipasi terjadinya transaksi politik uang, melainkan juga antisipasi dan ‘screening’ masuknya massa dari luar Gunungkidul yang bisa memengaruhi suasana kondusif di Gunungkidul.

Untuk itu, Panwaslu bekerjasama dengan Kepolisian, Satpol PP, Komisi Pemilihan Umum, Kesbanglinmas hingga Kodim untuk mengantisipasi mobilisasi massa dari luar Gunungkidul.

Sementara itu isu SARA, dinilai menjadi sumbu pendek konflik yang mudah meletus di masa Pilkada 2015, mengatasi hal ini, Panwaslu menyerahkannya kepada pihak Kepolisian.

Secara terpisah Pasi Ops Komando Distrik Militer (Kodim) 0730 Gunungkidul Kapten Infanteri Agus Rachmad Widodo, menyebutkan, kerawanan sesungguhnya sudah ada sejak masa kampanye, distribusi logistik Pilkada, pemungutan suara hingga rekapitulasi suara.

Meski demikian pihaknya mencatat beberapa titik rawan konflik pada masa Pilkada 2015, khususnya ketika memasuki masa pemungutan suara antara lain: Gedangsari, Nglipar, Ngawen, Semin.Mr

 

About suara pemilih cyber team

Check Also

Deklarasi Revitalisasi ISRI

Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) Dibangkitkan Kembali Marhaenis Yogyakarta

YOGYAKARTA, SUARAPEMILIH.COM – Ikatan Sarjana Rakyat Indonesia (ISRI) akan dibangkitkan kembali oleh kalangan sarjana Marhaenis Yogyakarta. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: